Semakin Tinggi Semakin Ringan

bird and tree

Semakin Tinggi Semakin Ringan

Teman, pernahkah kita memperhatikan pucuk dari sebuah pohon yang menjulang tinggi? Pucuk dari sebuah pohon yang menjulang tinggi tidaklah memiliki banyak daun. Pucuk dari sebuah pohon yang menjulang tinggi memiliki berat yang lebih ringan dibanding dengan bagian pohon lainnya. Oleh karena itulah ia bisa menjulang tinggi, berada di atas.

Lihat pula burung yang terbang tinggi di angkasa. Teman, burung yang terbang tinggi di angkasa memiliki bobot tubuh yang ringan. Ia memiliki tulang yang ringan dibandingkan dengan hewan yang lain. Oleh karena itu ia bisa terbang tinggi. Semakin tinggi, semakin ringan.

Sekarang coba kita perhatikan para pejabat, atasan, pimpinan atau mereka yang memiliki kedudukan, pangkat yang tinggi. Apakah mereka membawa hal-hal yang berat ketika berpergian? Tidak. Mereka hanya membawa sendiri yang mereka anggap perlu yang sifatnya ringan. Seorang presiden, ia tidak membawa mobilnya sendiri, ia tidak membawa berkas-berkas laporan yang berjilid-jilid. Ia hanya membawa sebuah pulpen. Semakin tinggi jabatan, kedudukan seseorang maka semakin sedikit yang ia bawa, dan semakin ringan beban yang ia rasakan.

Teman, semakin tinggi semakin ringan tidak hanya berlaku bagi pohon, burung, jabatan dan hal-hal lahiriah semata, tetapi juga berlaku bagi yang bersifat batiniah.

Mereka yang memiliki kesadaran yang tinggi atau spiritualitas yang tinggi adalah mereka yang memiliki batin yang ringan. Batin mereka ringan karena batin mereka terbebas dari hal-hal yang membebani batin. Dan dalam keringanan tanpa beban inilah mereka menemukan ketenangan, kedamaian, yang tertinggi dan sangat berharga dibandingkan dengan sebuah kebahagiaan.

Yang dimaksud dengan hal-hal yang membebani batin adalah hal-hal yang membuat batin kita sakit, sengsara, stres, sedih, tidak tenang, gelisah, marah, cemburu, iri, tamak, benci, dan lain sebagainya. Hal-hal inilah yang membebani batin seseorang sehingga ia belum bisa meringankan batinnya dan menemukan kedamaian yang tertinggi.

Mereka yang penuh cinta kasih dan belas kasih adalah mereka yang batinnya terlepas dari beban berupa kebencian. Mereka yang penuh dengan kesederhanaan dan tidak memiliki napsu keinginan adalah mereka yang batinnya terlepas dari beban berupa keserakahan. Mereka yang bijaksana adalah mereka yang batinnya terlepas dari beban berupa kebodohan batin. Dan mereka yang termerdekakan, terbebaskan sepenuhnya, adalah mereka yang terlepas dari beban berupa kemelekatan.

S

Iklan