Negara Mayoritas Muslim Rendah Akan Kebebasan Agama

Menurut penelitian yang dilakukan Pew Research Center’s Forum on Religion & Public Life dan dipublikasikan pada hari Selasa lalu menemukan bahwa tujuh dari sepuluh negara dengan tingkat tertinggi (terburuk) dimana pemerintahannya melakukan restriksi (pembatasan) terhadap agama adalah merupakan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yaitu Mesir, Iran, Arab Saudi, Uzbekistan, Maladewa, Malaysia dan Indonesia. Tiga lainnya yang non-Muslim adalah Cina, Birma dan Eritrea.

Dari kesepuluh negara tersebut, enam di antaranya ditetapkan oleh Amerika Serikat sebagai “negara-negara yang memprihatinkan” yaitu Birma, Cina, Eritrea, Iran, Arab Saudi dan Uzbekistan.  Dan seperti yang dilaporkan oleh cnsnews.com, dalam indeks terpisah dari laporan Pew, delapan teratas dari sepuluh negara yang memiliki tingkat perseteruan sosial tertinggi berkaitan dengan agama adalah negara-negara mayoritas Muslim, antara lain: Irak, Pakistan, Afghanistan, Somalia, Indonesia, Nigeria, Bangladesh dan Mesir.

Meskipun penelitian Pew menemukan bahwa mayoritas dari negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim adalah paling rendah akan kebebasan agama, namun Pew juga menemukan beberapa negara non-Muslim yang juga bermasalah mengenai kebebasan agama.

Iklan