Menguji Kedaulatan Negara dan Bangsa Indonesia

Definisi dari kata ‘kedaulatan’ menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kekuasaan tertinggi atas pemerintahan negara, daerah, dsb. Dengan demikian, kedaulatan negara dan bangsa Indonesia berarti kekuasaan tertinggi atas pemerintah negara dan wilayah Indonesia. Jadi tidak ada kekuasaan lain atau kekuatan bangsa lain yang lebih tinggi dari kekuasaan bangsa Indonesia atas penguasaan daerah atau wilayahnya. Dan kedaulatan ini diwakilkan oleh Pemerintah Indonesia.

Saat suatu negara yang diwakilkan oleh pemerintahannya ternyata mengikuti, didikte dan tunduk oleh kemauan negara lain di dalam mengurus, mengatur segala urusan yang ada di dalam negaranya sendiri, maka negara tersebut dapat dikatakan tidak memiliki kedaulatan atas bangsanya sendiri karena kekuasaan dan perintah tertinggi ternyata ada di negara lain yang bisa mendikte negara tersebut.

Lalu bagaimana menguji kedaulatan negara dan bangsa Indonesia?

Mungkin terdengar seperti memanfaatkan seseorang, namun mungkin bisa dijadikan sebuah tes atau ujian bagi Pemerintah Indoesia. Apakah itu? Yaitu mengundang Dalai Lama XIV untuk berkunjung ke Indonesia. Cobalah organisasi-organisasi kemasyarakatan, kaum akademisi, organisasi keagamaan untuk mengundang Dalai Lama dalam rangka memberikan ceramah umum di Indonesia.

Mengapa Dalai Lama? Karena Dalai Lama adalah tokoh peraih Nobel Perdamaian yang memperjuangkan otoritas Tibet namun dibenci oleh pemerintah China karena dianggap pemberontak. Setiap gerak-gerik Dalai Lama diawasi oleh pemerintah China, termasuk kemana pun beliau pergi. Saat Dalai Lama ingin berkunjung ke suatu negara, maka pemerintah China berusaha menekan negara tujuan Dalai Lama berkunjung untuk tidak menerima kunjungan Dalai Lama.

Baru-baru ini pada 7 Oktober lalu, Dalai Lama hendak mengunjungi Afrika Selatan untuk menghadiri ulang tahun ke-80 sahabatnya yaitu Uskup Agung Desmond Tutu yang juga peraih Nobel Perdamaian . Namun sampai waktunya tiba pemerintah Afrika Selatan tidak mengeluarkan visa untuk Dalai Lama, sehingga beliau tidak dapat berkunjung ke sana. Semua orang mengkritisi bahwa pemerintah Afrika Selatan merasa takut terhadap pemerintah China sehingga tidak mengeluarkan visa untuk Dalai Lama.

Kita akan melihat reaksi apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah Indonesia saat masyarakat meminta Dalai Lama untuk berkunjung ke Indonesia. Jika pemerintah Indonesia masih memiliki kedaulatannya terhadap wilayahnya, negaranya, dan pemerintah tidak takut pada tekanan dan dikte dari pemerintah China, maka pemerintah Indonesia akan mengeluarkan visa bagi Dalai Lama. Tetapi sebaliknya jika pemerintah Indonesia tidak mengeluarkan visa, maka patut dipertanyakan apakah pemerintah Indonesia masih memiliki kedaulatan atas negaranya sendiri, dan mengapa mau ditekan, didikte oleh pemerintah China. Dalam hal ini pemerintah Indonesia hanya memiliki 2 pilihan, yaitu menyelamatkan kedaulatan bangsa atau memilih ekonomi yang kini sedang dibangun melalui hubungan mesra dengan pemerintah China. Jika hal ini terjadi, semoga pemerintah Indonesia bisa menentukan pilihan secara bijak. – S

Iklan