Pernyataan Sikap Muslim Myanmar Tentang Tragedi di Rakhine

Sebagian umat Muslim dunia termasuk di Indonesia seperti kebakaran jenggot saat terjadi kerusuhan komunal di Rakhine terjadi. Berita, isu, penyalahgunaan foto hingga foto-foto hoax rohingya (peringatan hanya untuk yang berusia 18+ yang boleh lihat) bertebaran di dunia maya yang disangkut pautkan dengan agama menyulut emosi sebagian umat Muslim. Sangat menyedihkan apalagi melihat berita-berita dan penyalahgunaan foto-foto tersebut disebarkan pada bulan Ramadan. Akibatnya banyak umat yang mengaku Muslim yang terjerumus dalam anarki yang disebabkan oleh foto-foto tersebut menyalahkan agama lain seperti yang terjadi pada kerusuhan di Uttar Pradesh, India. Lihat betapa bodohnya mereka tanpa menyelidiki kebenaran foto-foto tersebut mereka melakukan anarkis di negaranya sendiri gara-gara permasalahan yang tidak ada hubungannya dengan bangsa sendiri dan belum tentu kebenarannya. Begitu juga beberapa pendemo di Indonesia termakan oleh foto-foto hoax tersebut.

Namun, bagaimanakah sikap Muslim seluruh Myanmar atas tragedi di Rakhine? Apakah mereka juga kebakaran jenggot? Atau mereka menyalahkan agama lain? Apakah mereka selama ini terancam kehidupan beragamanya? Nampaknya tidak. Mari kita membaca pernyataan sikap mereka yang diwakili oleh Asosiasi Islam Seluruh Myanmar berikut:

Republic of the Union of Myanmar

All Myanmar Islam Association

No. 214 (Government’s Religious Cash Assistance Acceptance Committee Office)
Bo Sun Pak Street, Pabedan Township, Yangon
Ph: 388146, 253683, 252608, 241717, 241212, 296134

Dated: 10 August, 2012

  1. Buddhism, Hinduism, Christianity and Islam have flourished in Myanmar and those who professed the religions have been living through thick and thin in the country.
  2. All Myanmar Islam Association totally disapproves of any exaggeration of incidents occurred in Rakhine State these days.
  3. All Myanmar Islam Association publicly denounced any persons or organizations who attempt or commit terrorist acts, make threats and coerce which can harm the lives, property and undermine the dignity of Myanmar and its people taking advantage of incidents occurred in Rakhine State.
  4. All Myanmar islam Association has announced its attitude towards peaceful settlement of disputes in the framework of law through coordination based on loving-kindness putting aside different views, ideologies, and concepts according to the nature of the human beeing among the people of Myanmar.

(Al Haji Maung Lanar Yusuf)
Vice Chairman Olama Council of Muslim Theologians

(Al Haji Nyunt Maung Shein)
Chairman Islam Religious Affairs Council Headquarters

(Al Haji Kyaw Soe)
Secretary-General Myanmar Maulawi Organization Headquarters

(Al Haji Myint Tun)
Chairman Myanmar Muslim Youth’s Organization (MaMala Headquarters)

(Kyaw Khin)
General Secretary Myanmar Muslim National Leage (MaAhPha Headquarters)

Pernyataan Sikap Asosiasi Islam Seluruh Myanmar (Inggris)

Pernyataan Sikap Asosiasi Islam Seluruh Myanmar. Source: Arakanland.com

Pernyataan Sikap Asosiasi Islam Seluruh Myanmar (Myanmar)

Pernyataan Sikap Asosiasi Islam Seluruh Myanmar (Myanmar). Source: Arakanland.com

Dari pernyataan sikap Asosiasi Islam Seluruh Myanmar tersebut dapat disimpulkan bahwa:
1. Selama ini TIDAK ADA MASALAH  antara agama Islam dengan Buddha. Terlihat pada butir pertama pernyataan sikap mereka bahwa agama-agama telah hidup bersama melalui suka dan duka.
2. Disinyalir adanya gerakan terorisme sehingga mereka perlu mengecam/mengutuk orang atau organisasi yang akan melakukan tindakan teror tersebut. Indikasi adanya teroris Rohingya telah diungkap oleh Wikileaks.

Jadi, adalah maaf, sangat bodoh jika kerusuhan di Rakhine dikaitkan atau dianggap adalah masalah agama. Bahkan lucunya sampai 4 anggota DPR Indonesia ikut-ikutan mencampuri masalah Etnis Rohingya,  seharusnya mereka menangani masalah dalam negeri yang masih carut-marut. Terlalu…!

Iklan