Makna Dibalik Simbol Kelinci dan Telur Paskah

Kelinci dan telur

Kelinci dan telur. Sbr: wikipedia.org

Dua simbol dari perayaan Paskah yang dirayakan oleh umat Kristiani adalah Kelinci dan Telur Paskah. Tapi mengapa kedua hal ini, kelinci dan telur menjadi simbol dalam tradisi perayaan Paskah?

Menurut legenda, ketika menjelang Paskah tiba, Kelinci Paskah membawa keranjang yang penuh berisi telur, permen, dan mainan yang bewarna-warni ke rumah anak-anak pada malam Paskah secara diam-diam. Kelinci Paskah itu akan menaruh keranjang tersebut di suatu tempat atau menyembunyikannya di dalam rumah anak-anak tersebut. Keesokan paginya para anak mencarinya.

Kisah Kelinci Paskah memiliki kemiripan dengan legenda Santa Claus / Sinterklas yang membawa hadiah untuk anak-anak pada malam Natal. Tapi apa perbedaannya?

Perbedaannya adalah Santa Claus akan memberikan hadiah kepada anak-anak yang tidak nakal dengan menempatkan hadiahnya ditempat yang telah disiapkan dan mudah terlihat seperti di bawah pohon Natal atau di dalam kaus kaki natal yang digantung. Sedangkan Kelinci Paskah akan memberikan telur dan permen kepada semua anak tanpa melihat nakal atau tidak nakal, tapi ia akan menempatkannya ditempat yang tersembunyi.

Seperti yang kita ketahu bersama bahwa kedua legenda tersebut tentu saja tidaklah benar-benar terjadi. Keduanya jelas ada peran orang dewasa atau orang tua yang telah menyiapkan hadiah untuk anak-anaknya.

Lalu apakah makna dibalik simbol kelinci dan telur Paskah?

Kenapa kelinci?

Kelinci dikenal sebagai hewan yang dapat melahirkan banyak anak. Dan pada zaman kuno, secara luas orang-orang percaya bahwa kelinci adalah hewan hermafrodit, yaitu hewan yang memiliki alat reproduksi ganda yaitu jantan dan betina, sehingga ia tidak melahirkan keturunan melalui hubungan dengan hewan lainnya yang sejenis. Hal ini kemudian dihubungkan dengan ajaran Kristiani mengenai Perawan Maria yang mengandung dan melahirkan Yesus Kristus tanpa behubungan tubuh dengan pria.

Selain itu, kelinci yang secara alami melahirkan kehidupan baru yaitu melahirkan anda-anaknya di lubang-lubang seperti gua, juga memiliki kemiripan yang sama dengan kisah Paskah saat Yesus bangkit kembali dari kematiannya, seperti lahir kembali setelah ia disalib dan tubuhnya dikubur di dalam gua.

Kenapa telur?

Telur secara umum merupakan simbol dari kesuburan, suatu bentuk awal dari sebuah kehidupan baru, sehingga disandingkan dengan kebangkitan Yesus dari kematiannya. Bagi sebagian orang, telur juga melambangkan kuburan Yesus yang kosong, meskipun bentuk telur lebih cenderung seperti batu yang menutup gua dimana Yesus dikubur.

Dalam perayaan Paskah, kegiatan menghias cangkang telur sudah menjadi sebuah tradisi. Dalam Gereja Katolik Ritus Timur dan Ortodoks, pada hari Paskah, telur akan diwarnai dengan warna merah yang menyimbolkan darah Yesus yang menetes di kayu salib.

Meskipun demikian, tradisi menghias cangkang telur sudah ada sebelum Yesus dilahirkan dan merupakan kegiatan yang sangat kuno. Telur burung unta dengan hiasan ukiran berusia 6.000 tahun telah ditemukan di Afrika. Telur-telur yang didekorasi dengan warna emas dan perak atau bentuk perwakilan telur burung unta merupakan hal yang umum yang diletakkan di kuburan bangsa Someria dan Mesir kuno pada sekitar 5.000 tahun yang lalu.

Demikianlah makna dibalik simbol kelinci dan telur Paskah. Selamat Paskah bagi yang merayakannya.-S-

Iklan