Hujan Iringi Penetapan Kemenangan Jokowi oleh KPU

Alam seolah-olah menyambut penetapan kemenangan pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi-JK) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam Pemilihan Presiden 2014 dengan mencurahkan hujan di Jakarta, pada Selasa 22 Juli 2014 pukul 20.00 WIB. Baca lebih lanjut

Iklan

Komisi Pencari Fakta Myanmar: Muslim Bengali Ingin Dirikan Negara Islam

Sebuah laporan dari Komisi Pencari Fakta atas kerusuhan di Rakhine menemukan bahwa kerusuhan yang terjadi di wilayah Rakhine berakar dari fakta bahwa etnis Bengali (belakangan mereka menyebut diri sendiri sebagai Rohingya) ingin mengubah negara Myanmar menjadi negara Islam dengan itu mereka mengandalkan saran teknis dan dukungan keuangan dari ekstresmis agama dari luar negeri seperti Bangladesh dan Pakistan*. Baca lebih lanjut

Willem-Alexander Resmi Jadi Penerus Tahta Kerajaan Belanda

Willem-Alexander resmi menjadi Raja Kerajaan Belanda setelah mengangkat sumpah pada Selasa 30 April 2013, dalam upacara pengangkatan sumpah yang dimulai pukul 14.00 waktu setempat di Istana Kerajaan di Amsterdam, Belanda. Dalam upacara pengambilan sumpah tersebut hadir pula Pangeran Charles dari Inggris. Sehari sebelumnya, diadakan penandatangana dokumen penyerahan tahta dari Ratu Beatrix kepada Pangeran Willem-Alexander.

Raja Willem-Alexander merupakan putra tertua dari Ratu Beatrix dan Pangeran Claus. Ia adalah pewaris tahta Kerajaan Belanda sejak tahun 1980. Ia juga pemimpin dari Wangsa Amsberg sejak kematian ayahnya pada tahun 2002. Ia bergabung dalam pelayanan militer dan mempelajari sejarah di Universitas Leiden. Willem-Alexander saat ini tertarik pada persoalan pengelolaan air internasional dan olahraga. Ia menikahi Putri Máxima pada tahun 2002 dan memiliki tiga anak perempuan, yakni Putri Catharina-Amalia (lahir 2003), Putri Alexia (lahir 2005), dan Putri Ariane (lahir 2007).

Google Gmail Blue, Sekedar April Mop?

Bertepatan dengan tanggal 1 April 2013, Google mengeluarkan sebuah aplikasi dengan judul GMail Blue, sebuah layanan email. Tapi sayangnya, kemungkinan  besar ini hanyalah lelucon yang dibuat oleh Google dalam rangka April Mop atau April Fool, sebuah peringatan hari saat orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah.

Hal ini diperkuat dengan sampai saat ini layanan ini tidak muncul, tidak ada halaman untuk mengaksesnya, dan halaman gmail tetap seperti dulu tidak seperti iklan yang diumbar yang mengatakan bahwa layanan Gmail Blue merupakan layanan email dengan nuansa biru, semua link atau tautan berwarna biru, tulisan berwarna biru, dsb.

Berikut iklan Google mengenai GMail Blue

Jika dipikir lebih lanjut, alasan Google untuk  menggunakan warna biru sebagai feature layanan ini sangat mengada-ada.