Harlem Shake yang Asli penuh dengan Teknik

Harlem Shake yang sedang booming ternyata bukan Harlem Shake yang sesungguhnya. Dalam Harlem Shake yang sesungguhnya kita tidak akan melihat gerakan yang aneh-aneh seperti gerakan patah-patah yang diulang-ulang atau gerakan pinggul maju mundur dan menari dengan topeng. Tetapi justru sebuah tarian atau gerakan yang memiliki teknik dan seni.

Bagaimana wujud dari Harlem Shake yang sesungguhnya? Mari kita simak video berikut yang ditunjukkan oleh The Original Harlem Shakers dalam video yang diunggah oleh Breakfast Club Power 105.1. Baca lebih lanjut

Iklan

Gus Dur, Presiden RI Ke-4 Wafat

K.H. Abdurrahman Wahid

“Segala sesuatu yang terdiri dari paduan unsur adalah tidak kekal.”

Telah dibenarkan oleh Gus Sholah Adik kandung Gus Dur bahwa Abdurrahman ad-Dakhil Wahid atau sering disebut dengan nama Gus Dur, telah wafat di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo pada Pukul 18.45 WIB. Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 adalah tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik yang menjadi Presiden Indonesia yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001. Ia menggantikan Presiden B. J. Habibie setelah dipilih oleh MPR hasil Pemilu 1999. Penyelenggaraan pemerintahannya dengan dibantu oleh Kabinet Persatuan Nasional. Masa kepresidenan Abdurrahman Wahid yang dimulai pada 20 Oktober 1999, dan berakhir pada Sidang Istimewa MPR pada tahun 2001. Tepat 23 Juli 2001, kepemimpinannya digantikan oleh Megawati Soekarnoputri setelah mandatnya dicabut oleh MPR. Abdurrahman Wahid adalah mantan ketua Tanfidziyah (badan eksekutif) Nahdlatul Ulama dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pada tahun 1993, Gus Dur menerima Ramon Magsaysay Award, sebuah penghargaan yang cukup prestisius untuk kategori Community Leadership. Gus Dur ditahbiskan sebagai “Bapak Tionghoa” oleh beberapa tokoh Tionghoa Semarang di Kelenteng Tay Kak Sie, Gang Lombok, yang selama ini dikenal sebagai kawasan Pecinan pada tanggal 10 Maret 2004. Karena Gus Dur pulalah yang akhirnya memuluskan Tahun Baru Tionghoa (Imlek) menjadi hari libur Nasional.

Sebuah slogan: “Gitu aja kok repot…” merupakan slogan khas milik Gus Dur, sebuah slogan yang semoga akan selalu diingat oleh kita semua agar kita berusaha mengecilkan permasalahan yang besar, dan tidak membesar-besarkan masalah yang kecil. Semoga akan ada Gus Dur-Gus Dur yang lain yang dapat mempertahankan keharmonisan antar umat beragama dan antar etnis di Indonesia

Selamat jalan Gus Dur…. selamat jalan Bapak Pembela Minoritas.

Menjadi Orang Buta Yang Bijak

blindTeman, pernahkah engkau mendengar ataupun membaca mengenai sebuah kisah perumpamaan yang berjudul: ”Orang Buta dan Seekor Gajah”? Jika belum, berikut kisah perumpamaan tersebut.

Suatu ketika ada lima orang buta yang tidak pernah melihat gajah seumur hidup mereka. Mereka pergi ke perkemahan sirkus dan mereka dipertemukan dengan seekor gajah oleh pemilik sirkus tersebut. Pemilik sirkus tersebut mengatakan kepada kelima orang buta itu bahwa gajah ini adalah hewan yang lebih besar dan berat dari manusia.

Teman, dengan menggunakan tangan, kelima orang buta tersebut meraba gajah tersebut untuk mengetahui bentuk sebenarnya dari gajah itu. Orang buta pertama meraba belalai gajah tersebut dan mengatakan, ”Oh, gajah itu seperti selang yang besar!” Orang buta kedua meraba kaki gajah tersebut dan mengatakan, ”Oh, gajah itu seperti batang pohon besar!” Orang buta ketiga meraba kuping gajah tersebut dan mengatakan, ”Oh, gajah itu seperti daun kipas yang besar!” Kemudian, orang buta keempat meraba tubuh si gajah yang berbulu kasar itu dan mengatakan, ”Oh, gajah itu seperti karung goni yang sangat besar sekali!” Dan terakhir, orang buta kelima memegang buntut si gajah dan mengatakan, ”Oh, gajah itu seperti kabel besar yang ujungnya berambut!

Dalam perjalanan pulang, kelima orang buta tersebut saling berdebat mengenai bentuk sesungguhnya dari seekor gajah. Masing-masing mempertahankan pendapatnya mengenai bentuk gajah yang mereka dapat dari meraba tubuh gajah tersebut, dan akhirnya bereka saling bertengkar satu sama yang lain. Baca lebih lanjut

Filosofi Phoenix

phoenixTeman, tahukah kau mengenai phoenix (baca: finiks)? Yup, phoenix adalah burung api mistik dalam mitologi. Mitologi phoenix ini nampaknya terdapat di beberapa negara seperti Mesir, Libanon, Yunani, China, sampai Jepang.

Dikatakan dalam mitos, selain memiliki bulu berwarna merah dan keemasan, phoenix disebut burung api karena ia bisa mengeluarkan api dari dalam dirinya untuk mengkremasikan dirinya sendiri ketika menjelang kematiannya. Tapi teman, ada deskripsi lain yang mengatakan bahwa ia benar-benar memiliki tubuh yang terbuat dari api. Tubuh phoenix yang indah ini, dikatakan dapat beregenerasi (pulih kembali) ketika ia terluka.

Juga dalam mitos dikatakan bahwa seekor phoenix memiliki usia panjang sekitar 500 tahun bahkan ada yang mengatakan selama 1461 tahun. Ketika menjelang kematiannya ia akan membuat sarang dari ranting-ranting pohon kayu manis, dan ia bersama dengan sarangnya akan terbakar sampai menjadi abu. Tapi dari sisa-sisa abu inilah muncul kehidupan baru dari seekor anak phoenix. Baca lebih lanjut